Cari Penghasilan Tambahan? Ini 3 Kerja Sampingan Fleksibel untuk Mahasiswa
Pada sebagian mahasiswa, beban tuntutan yang diemban sering kali tidak hanya selalu bergelut tentang tugas kuliah, tetapi juga soal finansial. Keinginan untuk hidup mandiri dan tidak bergantung pada orang tua, memiliki tujuan finansial di masa depan, tuntutan ekonomi, atau keinginan untuk mencari pengalaman dan relasi, menjadi contoh alasan mengapa dalam padatnya jadwal kuliah, mahasiswa tetap mencari celah waktu untuk melakukan suatu pekerjaan.
Pekerjaan sampingan atau side hustle merupakan pekerjaan yang dapat dilakukan secara fleksibel tanpa menganggu jadwal pekerjaan utama. Waktu pekerjaan yang dapat dilakukan kapan saja ini membuat side hustle menjadi incaran bagi banyak orang yang ingin memiliki pemasukan tambahan disamping pekerjaan utama, dan juga menjadi incaran seorang mahasiswa.
Namun, banyaknya lowongan pekerjaan yang tercantum pada laman pencarian sering kali membuat bingung kita akan pekerjaan yang benar-benar bisa dilakukan secara fleksibel atau tidak. Untuk itu Fins sudah merangkum tiga pekerjaan yang bisa Muff pilih dan apply kalau ingin mencari pekerjaan sampingan, yuk, simak rekomendasinya!
Rekomendasi Kerja Sampingan untuk Mahasiswa
Freelance Desain atau Content Creator
Untuk para Muff yang cinta dunia desain, visual, dan menjelajah media sosial, pekerjaan ini bisa banget untuk dipertimbangkan. Pada saat ini, ada banyak UMKM atau para perintis bisnis yang mulai terjun ke media sosial untuk promosi, sehingga lowongan desain grafis banyak dibuka. Pekerjaan sebagai desain grafis sering kali juga dikerjakan secara WFH, sehingga kamu bisa mengerjakannya di mana saja dan kapan saja, asal sebelum deadline xixi. Bila mengambil pekerjaan ini, yang bertambah tidak hanya skill desain atau edit, tetapi juga portofolio, sehingga Fins sangat merekomendasikan side hustle ini bila kedepannya kamu juga tertarik bekerja di dunia desain.
Tutor atau Guru Les Privat
Ada mata pelajaran yang kamu kuasai bahkan setelah menginjak bangku kuliah? Waduh, kalau begitu Fins paling merekomendasikan yang ini. Tidak hanya waktunya yang fleksibel dan menyesuaikan jadwal, waktu pekerjaannya juga relatif singkat dengan gaji yang lumayan. Per-sesi sore atau malam biasanya dilakukan selama 1-2 jam, jadi waktu yang digunakan tidak akan terlalu mengganggu jadwal kuliah, bila kamu ada projek dadakan, kamu juga bisa diskusi terkait perubahan jadwal dengan klien, sangat fleksibel, bukan?
Jasa Fotografi
Hobi kamu foto-foto? Gak salah lagi, Fins paling rekomendasikan side hustle ini. Pekerjaan ini sangat fleksibel dengan diskusi waktu pekerjaan yang disesuaikan antara konstumer dan penjual jasa. Peluang menjadi seorang pembuka jasa fotografi untuk seorang mahasiswa sangat luas, apalagi bila memiliki banyak kenalan. Bila terdapat event, baik itu acara komunitas, sekolah, atau pun pribadi, seorang photografer sering diminta sebagai sosok yang mendokumentasikan kegiatan.
Meski hanya sebuah hobi, bila Muff menekuninya sambil belajar berbagai teknik fotografi, tentu pekerjaan ini dapat menjadi side hustle yang paling menjanjikan. Seperti Ali, seorang mahasiswa ilmu komunikasi yang mulanya hanya memiliki hobi foto-foto. Hobi itu ia tekuni sambil belajar berbagai teknik, mulai dari jenis frame hingga lighting. Hingga kemudian dia mulai berani membuka jasanya di awal tahun 2025.
Ali memulai langkahnya dengan membagikan foto hasil potretnya di media sosial, membangun branding hingga teman-teman tahu hobi dan hasil fotonya. Bila ada kesempatan menjadi bagian fotografer sebuah event atau kegiatan, maka ia segera mengambilnya. Tujuan utama yang pertama bisa dilakukan Muff adalah dengan membangun personal branding seperti yang Ali lakukan. Setelah memiliki banyak portofolio, mulailah untuk membuka jasa fotografi. Kesempatan mendapat klien adalah dari relasi dan personal branding yang dibuat. Ali, sebagai seorang pembuka jasa fotografi juga lebih sering mendapatkan tawaran dari relasi, kemudian dari sana orang di luar relasi juga ikut tertarik untuk membeli jasanya.
Bila ditekuni dengan serius, side hustle fotografi ini dapat menjadi pekerjaan sampingan yang menjanjikan. Seperti dalam wawancara yang tim Muffins lakukan, Ali mengatakan bahwa,
“Kalo job foto tuh, sekalinya dapet job, bisa cukup untuk sebulan.”
Sehingga nilainya cukup menjanjikan apalagi mengingat jadwalnya yang sangat fleksibel untuk dilakukan. Bukan hanya dari segi nilai fee, terdapat banyak benefit yang didapatkan Ali dalam kurun waktu setahun pekerjaan sampingannya. Dalam wawancara yang dilakukan, terdapat pengalaman baru yang didapatkan, seperti yang diucapkan Ali,
“Pengalaman menariknya, aku jadi lebih kenal sama banyak orang yang satu hobi sama aku, hobi fotografi. Terus juga aku jadi punya banyak relasi, kayak sama perusahaan-perusahaan di bidang fotografi, trus tempat sewa-sewa alat gitu, jadi aku bisa minjem ke sana.”
Di samping itu, pasti terdapat banyak kendala dalam awal mula membuka jasa, baik itu dari diri sendiri ataupun dari luar. Hal itu wajar karena masih permulaan, mulailah dulu untuk mencoba, latih dan belajar dalam setiap percoban, karena pasti di setiap pekerjaan terdapat banyak tantangan.
Bagaimana, sudah cukup memberi insight baru untuk mencari side hustle atau pekerjaan sampingan? Saran dari Fins, carilah pekerjaan sampingan yang sesuai dengan hobi dan waktunya tidak memberatkan kamu, ya! Satu lagi, selesaikan apa yang sudah kamu mulai, tahan keinginan untuk berhenti minimal selama satu tahun lalu lihat hasilnya. Yuk, segera cari lowongan!
Jangan lupa meninggalkan jejak berupa komentar, cek artikel kami yang lain di blog ini secara berkala, ya!





Komentar
Posting Komentar