Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2026

Gak Bisa Diam, Sisi Gelap Ambisi Gen Z

Gambar
“Masih rebahan? Temanmu sudah kerja, lho.” Kalimat seperti itu mungkin terdengar sederhana. Namun, bagi banyak anak muda, ucapan tersebut sering kali menjadi pengingat bahwa hidup seolah tidak boleh berhenti bergerak. Bangun pagi harus produktif, siang kuliah atau bekerja, sore mengikuti organisasi, malam mengerjakan tugas, lalu mengulang rutinitas yang sama keesokan harinya. Di tengah derasnya arus media sosial, tekanan itu terasa semakin nyata. Beranda dipenuhi cerita tentang teman yang baru diterima kerja, membangun bisnis, lulus lebih cepat, atau berhasil meraih berbagai pencapaian di usia muda. Tanpa disadari, muncul pertanyaan dalam benak, ”Kenapa aku belum sampai di titik itu?” Keinginan untuk berkembang memang bukan hal yang salah. Namun, ketika seseorang merasa harus terus bekerja dan tidak bisa menikmati waktu istirahat karena takut tertinggal, di situlah toxic productivity mulai mengambil peran. Fenomena ini semakin sering dialami oleh Generasi Z. Budaya kompetitif dan papa...

Musik jadi Kunci, Cara Mahasiswa Tetap Fokus Ditengah Deadline

Gambar
Wawancara bersama Shabil Muff, pernah gak si jadi galau karena denger lagu sedih, atau jadi semangat karena lagu enerjik? Mood merupakan suatu emosi yang dapat dibentuk. Bagi sebagian mahasiswa, mood yang stabil dapat membuat pengerjaan tugas menjadi selesai tepat waktu, dan musik merupakan salah satu hal yang dapat memengerahui perubahan mood atau emosi. Shabil, seorang mahasiswa yang juga melakukan pekerjaan paruh waktu disamping tugas utamanya untuk mengerjakan berbagai projek, juga menjadikan musik sebagai hal yang perlu ia dengarkan setiap hari. Baginya mendengarkan musik tidak hanya sekadar hobi, tetapi juga merupakan teman yang menemaninya setiap menit. Bingung Dengar Lagu Apalagi? Tiktok adalah kunci Lagu Andalan Shabil: Blue - Yung kai.  Terdapat berbagai jenis lagu di dunia ini, mulai dari yang paling beat hingga melow dan bikin sedih. Bagi Shabil, mengerjakan tugas membutuhkan suasana santai dan tenang, karena itu dia juga harus mencari lagu yang sesuai dengan genre ters...

Tips Mengatur Keuangan Mahasiswa agar Dompet Tetap Aman

Gambar
Diskusi Mahasiswa Mengenai Pengelolaan Keuangan Yang Bijak. Seorang mahasiswa tidak hanya dituntut untuk selalu menyelesaikan tugas kuliah dan mengejar prestasi akademik. Pada masa sekarang ini, ketika berbagai macam kebutuhan dan biaya hidup meningkat, kemampuan mengelola keuangan menjadi keterampilan yang penting untuk dimiliki. Berbagai macam kebutuhan kuliah, biaya transportasi, nongkrong bersama teman, hingga berbagai kebutuhan pribadi dapat menjadi tantangan berat apabila tidak diimbangi dengan perencanaan keuangan yang baik. Literasi keuangan menjadi dasar yang sangat penting.   Dalam Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2025   yang dilakukan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Badan Pusat Statistik (BPS), peningkatan indeks literasi keuangan masyarakat Indonesia mencapai 66,46%, sedangkan indeks inklusi keuangan mencapai 80,51%. Nilai literasi keuangan masyarakat masih terbilang rendah bila dibandingkan nilai inklusinya. Oleh karena itu, edukasi m...